welcome

Aku bohong. Rumahku tidak merah. 

Kenyataannya, rumahku didominasi warna abu-abu semen dan putih. Kalaupun ada merah-merahnya, itu hanya beberapa aksen di dalamnya seperti sarung bantal kursi, taplak meja dan kadang seprei di kamar kami. Dan oh, juga saat pohon jambu bol kami berbuah. 

Memang sengaja blog ini kunamai 'Rumah Merah' untuk mengecoh orang-orang, terutama Mamaku, agar ia tidak mengetahui rahasia-rahasia kecilku (dan beberapa rahasia besar) dalam mengelola rumah yang sering kali berbeda dengan caranya. Tidak mudah menjadi berbeda dengan Mamaku, dan sudah pasti akan mengundang perdebatan. Meskipun sering kali, pada diriku, aku menemukan mamaku. Tapi tetap ya, jangan bilang-bilang Mamaku tentang ini. 

Ini seperti kucing kami yang dipanggil "Bulldog" atau motor matic kami yang disebut "Harley", penamaan-penamaan seperti ini tidak lain untuk membuat gembira orang yang mendengarnya. Demikian blog ini kubuat untuk mencatat kemenangan-kemenangan kecilku dalam mengelola kehidupan di rumah. Kemenangan-kemenangan kecil yang membuat gembira mengingat pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya sementara waktu kami mesti terbagi dengan kegembiraan-kegembiraan lain di luar rumah. 

Semoga rahasia-rahasia yang aku catat di sini nanti bisa menularkan kegembiraan kepada orang yang membaca. Cuma satu pesanku, jangan bilang Mamaku!

Comments

Popular Posts